This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Rabu, 25 Maret 2015
Mimpi: Percaya Vs Tidak Percaya
Selasa, 24 Maret 2015
Benar Enggak nih, Kopi bisa membuat Kulit Wajah Halus? (yang mau tau, baca dulu yuk)
Rabu, 18 Maret 2015
Kamu Sering Bolos? Berarti Kamu Mirip Albert Einstein. (Yang sering bolos wajib baca)
Jumat, 13 Maret 2015
Permintaan Maaf
Maaf atas ketidak nyamanan anda atas gambar berbau porno yang muncul di blog saya. Perlu diketahui bahwa itu bukan karya saya apalagi saya sengaja menaruhnya disana. Sepertinya itu ulah orang iseng..atau mungkin ulah cracker yang mungkn sedang tertarik dengn blog saya. Untuk siapa saja yang membobol blog saya. Saya ucapkan terimakasih atas pengalaman yang berharga ini.
Selasa, 06 Januari 2015
Mati Suri
Setelah beberapa kali ngeblog dengan cuma copas (copy-paste) akhirnya saya punya keinginan juga untuk menulis blog dengan tangan saya sendiri, dan pikiran saya sendiri. Sejujurnya saya merasa akhir-akhir ini agak “mati suri”. Entahlah..mungkin saya terlalu banyak dosa hingga kepekaan saya ngumpet dibalik tumpukan dosa, dan untuk mengambil kepekaan saya kembali itu, saya harus berjuang mencari-cari dan membersihkan tumpukan dosa yang sudah menggunung dan lengket di hati saya itu. Saya harus banyak-banyak meminta ampun pada Tuhan. Saya berbulan-bulan ini, merasakan hal yang dinamakan “hampa”. Kehampaan pada makna hidup yang ada pada diri saya. Ya pertanyaan tentang makna hidup itu selalu muncul pada titik terendah keimanan manusia. Entah itu keputus asaan, perasaan tidak berguna, perasaan tidak dipedulikan atau perasaan-perasaan tidak enak lainnya. Saya memarahi “pertanyaan makna hidup” yang baru muncul sekarang. “Dulu-dulu pas kamu masih enjoy sama diriku, kamu itu kemana? Gak pernah muncul, kasih kabar aja enggak. Begitu aku kebingungan kok kamu muncul, bukannya bantu, eeh malah ngasih pertanyaan yang susah dijawab begitu.” Itulah omelan saya pada makna hidup yang sebenarnya mengomeli diri saya sendiri.














